By   Article Published 07 October 2013
 

Subyektif review Cowon EM1

 Alat penguji :

DAP : Cowon Z2 dan Blackberry Onyx1

 Lagu : Toto – Africa Live (mp3 320 kbps), Sabrina – move like a jagger (Mp3 320 kbps),  Safri Duo – All the people in world (flac)

 Kemasan : blister. Cukup baik untuk harga 240rb

 What’s inside : Earphone + 3 pairs single flange (1 instaled) without pouch and other accesories.

 

Build Quality : kabel model mie kwie tiau dengan tombol mic untuk play dan pause, dari segi kabel IEM ini kokoh.  Cuman ada sesuatu yang mengganjal pas pegang earphone ini, ternyata housingnya  plastik...klo dilihat dari gambar kan terlihat housingnya adalah metal tapi ternyata plastik. Tapi wajar juga sich secara harga iem ini hanya 240rb dengan fitur mic.

 Fitting : fitting beda-beda tiap orang tapi klo di telinga saya pribadi fitting nyaman, saya  bilang nyaman bila dibandingkan dengan Soundmagic E10, MEELec M9 dan Vsonic GR02.

Sounding Quality : before dan after burning selama baru +- 10 jam tidak ada perubahan signifikan dari IEM ini yang paling kelihatan adalah treblenya lebih settle dan rapi. Default karakter iem ini adalah warm di telinga saya.

Bass : dibanding kan saudaranya terdahulu yaitu Cowon CE1, EM1 lebih berbodi dari sisi bass baik dari kuantiti, deepness maupun bass extention.  Dibilang basshead bisa juga karena memang bass tebel dan deep. Dan menurut penilaian pribadi ini satu-satunya flagship earphone cowon yg punya bass kuat. Walaupun tergolong bass tebel pas coba di lagu Safri Duo – all the people in the world, hebatt !!!...bisa ngejar bass speed di lagu ini gk keteteran.

Mid : untuk mid EM1 agak laid back...tp jangan dibayangkan laid back yg nun jauh disana. Cukup beralasan memang EM1 dibuat laid back karena disisi lain Cowon memberikan separasi dan soundstage yg luas untuk EM1. Menurut saya pribadi untuk harga 240rebong soundstage-nya juara jauh melebihi kompetitornya misal MEElec RX12, Soundmagic PL11. Mungkin ada yang berpikir soundstage luas karena saya pake Cowon Z2....eitss nanti dulu, saya bilang soundstage luas karena saya gk percaya ini iem luas sounstagenya so saya pindah dari Cowon Z2 ke Onyx I jadul...Dan memang it has wide and good separation in its class.

Treble and detail : sektor ini klo di rating dari 1-10..approximately 7. Not too good but not bad also...sedengan klo orang jawa bilang. Kenapa saya bilang sedengan karena treble renyah didengerin unsur crispy dapat tapi belum bisa mencapai micro detail. Wajarlah namanya juga harga 240ribu.

Below is the conclusion :

Pros :

  1.  Bass berkarakter dalam hal kuantiti dan deepness plus sektor low gk nge-blend ke mid n treble.
  2. One of the best separation and sound stage untuk kelas murmer.
  3. Allrounder IEM

Cons :

  1. Housing plastik bukan metal
  2. Micro detail
  3. Minim asesoris
 
REVIEWED BY : ADHI - RHOLUPAT
 
 


Related Article